Di Boston, Kopi Indonesia Digemari Para Penikmat Kopi

Updated: Jul 9, 2019


07 Mei 2019 - Semakin menguatkan eksistensinya di kancah Internasional, Upnormal dengan produk Kopi Indonesianya kembali tampil di pameran Internasional. Kali ini, kopi berkualitas premium tersebut unjuk gigi di acara Global Specialty Coffee Expo (GSCE) 2019 yang berlangsung di Boston Convention and Exhibition Center, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, pada 11 – 14 April 2019.


Saat pameran berlangsung, Upnormal menyajikan kopi kualitas terbaik yang berasal dari Jawa Barat, Aceh-Gayo, Bengkulu, Kerinci, Toraja, dan Flores. Menurut General Manager Kopi Business CRP Group, Daroe Handojo, Kopi Indonesia tersebut sudah mendapat tempat di hati para pencinta kopi di Amerika dan dunia, karena cita rasa yang khas.

Sementara itu, dalam pameran yang diikuti 515 peserta dari 41 negara dan dihadiri lebih dari 14 ribu pengunjung yang sebagian besar merupakan buyer internasional, Upnormal juga memperkenalkan konsep coffee drip untuk menikmati kopi dengan cara sederhana namun menghadirkan sensasi terbaik. Pengenalan cara menyeduh kopi yang berlangsung di Paviliun Indonesia tersebut disampaikan langsung oleh Daroe sembari menjelaskan ragam kopi terbaik dari Nusantara, baik jenis kopinya ataupun teknik pembuatannya.


Hal lain yang mencuri perhatian adalah ketika Daroe memperkenalkan kolaborasi digital karya anak bangsa yang dapat mengetahui asal biji kopi, proses apa yang telah dilalui biji kopi, mengetahui siapa petani dan prosesornya, hingga bagaimana rasa dan aroma yang dimiliki biji kopi tersebut dengan teknologi digital traceability. Pengunjung diminta untuk men-scan barcode yang terdapat pada bungkus kopi, kemudian informasi mengenai kopi tersebut akan langsung muncul di layar hand phone, sehingga konsumen bisa langsung mendapatkan penjelasan yang akurat dengan mudah.

Keikutsertaan Upnormal di GSCE 2019 merupakan hasil kerja sama Kedutaan Besar RI di Washington DC melalui Atase Perdagangan dan Atase Pertanian dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago dan ITPC Los Angeles. ITPC sendiri merupakan bagian dari Kementerian Perdagangan Indonesia yang bertugas mengembangkan pasar dan mempromosikan perdagangan Indonesia di luar negeri.


Seperti diketahui, Amerika Serikat menjadi pangsa pasar yang cukup menjanjikan bagi eksportir kopi, Bahkan Negeri Paman Sam ini menjadi pengimpor kopi kedua terbesar di dunia setelah Uni Eropa. Sedangkan, Indonesia sendiri berada di urutan ke-6 sebagai negara pengekspor kopi ke Amerika dengan nilai mencapai US$ 290 juta pada tahun 2018 dengan pangsa pasar sebesar 5,2%.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group