CRP X USAID: Unlocking the Potential of Youth Entrepreneurship in Generating Employment

Updated: Jul 9, 2019


23 Oktober 2018 - Founder yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing Citarasa Prima Group, Rex Marindo menghadiri acara Talk Show bersama USAID. Mengenakan kaos hitam dan blazer andalannya, Rex berbagi di hadapan para peserta, membahas subjek mengenai “Unlocking the Potential of Youth Entrepreneurship in Generating Employment” yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB.


Di depan para peserta yang sudah memadati lantai 3, Pacific Place Mall, Jakarta, Rex mengemukakan pendapatnya tentang bagaimana peluang bisnis di sub sektor kuliner. Menurut Rex, sub sektor tersebut menjadi salah satu industri yang kini kian menggeliat di Indonesia. Hal ini terjadi karena produk-produk yang ditawarkan dalam bisnis kuliner merupakan kebutuhan pangan setiap Individu. Selain itu, industri kuliner pun akan terus berkembang seiring dengan bertumbuhnya populasi di masyarat dan kemajuan teknologi informasi. Tentunya, hal tersebut juga akan menjadikan beberapa produk kuliner sebagai lifestyle dan leisure di masyarakat. Rex juga menyampaikan bahwa perkembangan dalam industri ini, akan memberikan pergantian ‘warna’ trend di masyarakat, yang menjadi konsekuensi para pelaku bisnis untuk terus melakukan inovasi.


Lalu siapakah yang dapat menjadi orang-orang hebat di balik bisnis kuliner? “Tentu saja kamu bisa menjadi salah satunya,” ucap Rex di hadapan para peserta yang kebanyakan merupakan penyandang difabel dari berbagai yayasan tersebut. “Sub sektor kuliner ini mempunyai market dan peluang yang sama-sama besar. Untuk memulai bisnis di bidang ini, syaratnya harus tetap semangat, terus berusaha, berikhtiar serta berinovasi,” sambung Rex dengan antusias. Menurut Rex, keterbatasan diri bukan merupakan suatu penghalang bagi seseorang untuk berdiam diri atau kalah dalam persaingan, tetapi harus menjadi acuan gairah untuk lebih berusaha dan belajar. Penyandang difabel pasti mampu untuk berwirausaha ataupun bekerja di perusahaan dengan keteguhan niat, semangat, bekal pengetahuan serta berbagai keterampilan yang dimilikinya.


Dalam acara yang juga dihadiri oleh masyarakat umum serta beberapa anggota USAID ini, Rex mengatakan kunci dalam berbisnis adalah selalu memiliki sikap optimis. “Selain optimis, dalam menjalankan sebuah bisnis, kita pun harus membentuk satu tim yang hebat. Segala sesuatu yang dikerjakan bersama akan terasa lebih ringan dan hebat,” tambah Rex.


Rifki, salah satu peserta umum yang hadir, mengatakan,”Materi yang disampaikan oleh Pak Rex sangat menginsipirasi, Beliau juga menularkan semangatnya kepada kami untuk selalu bersikap optimis saat menjalankan sebuah bisnis.”


Kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut, merupakan salah satu program dari badan bantuan pembangunan negara-negara lain yang bergerak di berbagai bidang dari Amerika Serikat, USAID. Dalam kegiatannya, Rex bersama tokoh-tokoh penting lain, seperti Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri; Deputi Akses Modal–Bekraf, Fadjar Utomo; participant magang di Yayasan Dharma Bakti Astra dan penerima Mitra Kunci USAID, Ayo Inklusif Program, Khusnul Khuluq, serta Pendiri Think Web dan Co-CEO Girls in Tech Indonesia, Anantya Van Bronckhorst menebarkan spirit entrepreneur-nya kepada seluruh peserta yang hadir. Keseluruhan public figure tersebut berharap Indonesia dapat mencapai inklusivitas yang lebih besar di dunia pekerjaan melalui peningkatan keterampilan kewirausahaan pemuda-pemudi, perempuan dan teman-teman difabel.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group