CRP X RESONATION 2018: Ajak Perempuan Wujudkan Mimpi

Updated: Jul 9, 2019


14 Desember 2018 - Founder CRP Group, Stefanie Kurniadi menjadi salah satu panelis diskusi dalam acara Resonation Women Empowerment 2018. Bersama Politician, Leader of Indonesia Solidarity Party, Grace Natalie dan CEO ESL Express and ESL Logistics, Eka Sari Lorena, Stefanie membahas tema mengenai ‘Build Your Own Door’ di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu.


Pukul 10.45 WIB, Stefanie mengawali sesinya dengan menyapa peserta yang hadir dan langsung menjawab pertanyaan moderator mengenai awal mula perjalanan bisnis sebagai seorang lulusan arsitek yang menggeluti dunia bisnis F&B. “Saya mulai menjadi entrepreneur sejak 13 tahun yang lalu. Saat itu bidang entrepreneurship masih belum memiliki fasilitas yang cukup memadai. Namun, saya dan rekan-rekan lainnya tetap konsisten untuk menekuni bidang tersebut,” paparnya. Sebelum terjun ke bisnis food and beverages (F&B), Beliau pernah mendirikan perusahaan konsultan marketing dan branding bersama dengan Founder dan Co-Founder CRP Group lainnya. Seiring berjalannya waktu, mereka sepakat untuk menutup bisnis tersebut dan memutuskan beralih ke sektor F&B. “Selama ini kami memberikan masukan untuk bisnis orang lain. Kami berpikir, mengapa tidak kami pakai ilmunya untuk bisnis sendiri? Akhirnya kami memilih bisnis F&B karena kami hobi kuliner,” ungkap Stefanie.


Dalam membangun bisnisnya, Stefanie bersama rekan-rekan CRP Group memiliki visi untuk membawa kebahagiaan melalui pengalaman dalam bersantap kepada seluruh masyarakat. Melalui berbagai brand, seperti Nasi Goreng Rempah Mafia, Warunk Upnormal, Bakso Boedjangan, Sambal Khas Karmila, dan 8 brand lainnya, Stefanie bersama CRP Group berusaha untuk menghadirkan makanan yang baik bagi konsumen dengan menggunakan produk lokal yang dapat membantu perekonomian Indonesia.


Setelah memaparkan mengenai bisnisnya, Stefanie mengatakan bahwa setiap orang dapat menjadi seorang entrepreneur yang sukses. “Yang perlu dilakukan adalah belajar bersama entrepreneur lain yang telah sukses di bidangnya dan disipilin terhadap diri sendiri,” jelas Stefanie dalam acara yang bertujuan untuk menginsipirasi seluruh wanita dalam mengejar mimpi tersebut.


Resonation Women Empowerment 2018 adalah sebuah acara konferensi pemberdayaan perempuan yang dihadiri oleh 1.000 orang perempuan dari Indonesia dengan 6 keynote speakers dan lebih dari 100 women leader sebagai mentor. Dalam kegiatan ini, seluruh peserta bersama narasumber membahas bagaimana cara untuk menciptakan peluang dan menggapai mimpi melalui aspirasi dalam masing-masing diri. Selain Stefanie Kurniadi, Eka Sari Lorena, dan Grace Natalie, acara ini juga dihadiri oleh tokoh inspiratif lainnya, yaitu Idil Ahmed, Gretta Van Riel, dan Maya Hasan yang bersama-sama membagi ilmu dan pengalamannya. Sebagai salah satu panelis, Stefanie mengungkapkan pendapatnya mengenai acara yang telah digelar sejak tahun 2017 tersebut. “Acara ini sangat menarik karena memungkinkan kita untuk bertemu dengan banyak perempuan Indonesia, berbagi energi positif dan meng-upgrade sisi wawasan juga networking,” jelas Stefanie di akhir acara.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group