CRP GROUP X AKADEMI BERBAGI: MENJADI GENERASI ADAPTIF DI ERA DIGITAL

Updated: Jul 9, 2019


04 Agustus 2018 - Sarita Sutedja, Deputy Director Corporate Relations CRP Group menjadi salah satu pembicara pada event Kelas Akademi Berbagi yang siselenggarakan dalam rangka ulang tahunnya yang ke-8. Mengusung tema “Menjadi Generasi Adaptif di Era Digital”, sharing session ini juga menghadirkan Kepala Staff Kepresidenan Republik Indonesia, Yanuar Nugroho, CEO General Electric Indonesia, Handry Satriago, dan Founder dan CEO Bahaso.com, Tyovan Ari Widagdo.


Berlokasi di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta, Sarita membagikan rahasianya untuk bisa menjadi entrepreneur yang dapat beradaptasi di era digital. Menurutnya, terdapat dua pilihan antara menjadi pedagang atau pebisnis. “Saya dan rekan-rekan founder CRP Group memilih untuk menjadi pebisnis. Beda antara pebisnis dan pedagang adalah, kami membuat suatu sistem yang memungkinkan kegiatan jual beli dapat terus berlangsung tanpa adanya kehadiran kami. Tidak ada yang salah menjadi seorang pedagang, namun menjadi seorang pebisnis merupakan pilihan kami,” ujar Sarita.


Menyambung pernyataan tersebut, Ajeng, salah satu peserta acara mengajukan sebuah pertanyaan. “Dari segala sesuatu (pilihan) kita harus punya komitmen, sehingga bagaimana caranya untuk tetap menjaga komitmen tersebut?” tanya Ajeng. Menurutnya, akan cukup sulit memegang komitmen, semenjak di era digital ini banyak informasi baru yang diperoleh. Pertanyaan tersebut disambut oleh Yanuar, “Being commited sekarang mahal harganya. Menjadi generasi milenial yang berguna di era saat ini adalah dengan tetap berkomitmen dan mendalam. Karena sekarang ini kecepatan itu harus dibayarkan dengan penilaian yang dakal,” Handry juga menambahkan, tantangan generasi saat ini adalah bagaimana meminimalisasi kedangkalan penilaian pada fase yang cepat tersebut. “We need to think globally, competitive. You have to cut the unnecessary cycle. You need to be reciliant, push yourself abis-abisan to achieved the goal,” ungkap Handry. Dalam perbincangan ini, Sarita juga menegaskan betapa pentingnya komitmen dalam berbisnis, “Komitmen ada karena kami memiliki tujuan yang nyata (terukur). Apabila kita sudah menemukan purpose, maka menjaga komitmen tidak akan sulit.


Akademi Berbagi merupakan sebuah komunitas yang dijalankan oleh relawan-relawan dari berbagai latar belakang pekerjaan, hampir di seluruh Indonesia. Sebagai penyelenggara, Akademi Berbagi pun giat membagikan ilmu-ilmu untuk membuka wawasan “Akberian” yang kebanyakan adalah mahasiwa dan pelaku usaha muda. Hal tersebut juga sejalan dengan sudut pandang CRP Group yang meyakini bahwa ilmu yang baik adalah yang dapat dibagikan kembali dan dapat bermanfaat bagi banyak orang.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group