Angga Nugraha: Pentingnya Melakukan Inovasi dan Management Diri Bagi Entrepreneur

Updated: Jul 9, 2019


10 November 2108 - Geliat entrepreneur Indonesia tahun 2018 semakin menunjukan perkembangan positifnya. Hal ini dibuktikan dengan menjamurnya usaha-usaha baru yang hadir dari hasil karya pemikiran para muda-mudi. Berbagai usaha seperti agency periklanan, kuliner, fashion hingga jasa keuangan sukses ditekuni oleh para entrepreneur. Fenomena ini pun semakin memotivasi generasi-generasi muda untuk menjadi seorang entrepreneur usai menempuh pendidikannya.


Tengok saja sosok Richard Branson, Mark Zuckerberg dan Steve Jobs yang menjadi sosok inspiratif bagi siapapun yang ingin memiliki usaha sukses. Namun, terdapat anggapan bahwa entrepreneur sukses adalah orang-orang terpilih dengan bakat yang sudah dimiliki sejak lahir. Pendapat inilah yang kemudian disangkal oleh GM Operational Big Store CRP Group, Angga Nugraha saat menjadi pembicara dalam kegiatan Talk Show di Accounting Ledger Festival (ALFEST) 9 2018. Menurut Beliau, setiap individu dapat menjadi seorang entrepreneur, berapapun usianya. “Selain bakat, ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi keberhasilan seorang entrepreneur. Salah satunya adalah persisten atau sikap kegigihan yang dimiliki oleh seseorang,” ujar Angga dalam acara yang mengangkat tema ‘Business Young Entrepreneur’.


Angga mengatakan bahwa menjadi entrepreneur merupakan sebuah perjalanan yang harus dilalui dengan keyakinan dan mental yang kuat. “Saat melalui proses menjadi seorang entrepreneur, keyakinan, konsistensi dan komitmen menjadi tiga hal utama yang harus dimiliki. Mengapa? Karena tantangan bagi entrepreneur tidak hanya persoalan semangat yang naik turun, namun ada banyak faktor eksternal lainnya, seperti cibiran dari orang lain terhadap bisnis kita, penghasilan yang mandek, hingga peluang terjadinya kerugian,” ujar Angga dihadapan para peserta yang hadir memadati Pendopo Tonny Soewandito Politeknik Negeri Bandung. “Oleh karena itu, sebagai seorang entrepreneur kita harus memiliki tekad kuat dan konsistensi untuk mencapai keberhasilan hingga mempertahankan sebuah bisnis,” sambung Angga.


Di tengah-tengah talk show yang dimulai tepat pukul 10.30, seorang mahasiswa yang mengaku sangat tertarik dengan dunia entrepreneurship, mengajukan pertanyaan mengenai strategi bisnis yang diaplikasikan oleh CRP Group saat menghadapi pasang surut dunia bisnis. Angga yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia bisnis ini pun menjawab, “Inovasi menjadi salah satu cara untuk menghadapi persaingan bisnis. Mengapa inovasi? Karena suatu bisnis yang berhasil harus mampu mengikuti kedinamisan dari kebiasaan target market-nya,” jelas Angga. Menurut Beliau, dengan melakukan inovasi secara berkala dan tepat sasaran dapat menciptakan customer engagement yang baik. “Jika sudah begitu, loyalitas konsumen terhadap sebuah brand akan tercipta,” papar Angga.


Sebelum acara usai, seorang peserta bertanya mengenai kesulitan apa saja yang dirasakan Angga ketika membangun brand CRP Group. Dengan antusias Angga menjawab pertanyaan tersebut. “Kesulitan yang dihadapi saat itu adalah management diri. Bagaimana saya me-manage diri untuk selalu semangat, yakin, tidak stress dan tidak terpengaruh oleh faktor-faktor negatif dari luar,” ungkap Angga yang juga menjabat sebagai Co-Founder CRP Group. Bagi Angga, management diri akan menjadikan para entrepreneur selalu berpikiran positif dan fokus terhadap tujuan utama bisnis. “Seseorang yang dapat me-manage dirinya sendiri akan memiliki daya tahan terhadap stress ataupun kesulitan lainnya yang dihadapi saat mulai berbisnis,” papar Angga dihadapan para peserta ALFEST 9 yang merupakan mahasiswa program studi D3 dan D4 Akuntansi Manajemen Pemerintahan Politeknik Negeri Bandung.


ALFEST 9 merupakan program kerja dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung. Acara yang menjadi ajang kompetisi dan kreatifitas ini, terdiri dari dua rangakaian utama, yaitu kegiatan National Accounting Tax Olympiad (NATO) dan Seminar Nasional “Inspiring Talk: Business Young Entrepreneur”. Melalui kegiatan ini diharapkan para pemuda sadar dan percaya bahwa mereka memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa. Seiring dengan perkembangan teknologi, kontribusi mereka terhadap bangsa tidak hanya diukur dari pekerjaan yang mereka miliki atau perusahaan tempat bekerja, tetapi juga bisa tidaknya mereka menciptakan lapangan pekerjaan yang mendatangkan atau meningkatkan nilai tambah serta peluang untuk mencapai kesuksesan. Tujuan ini senada dengan anggapan Angga yang mengatakan bahwa, minat generasi muda terhadap wirausaha saat ini sangat tinggi. “Minat yang tinggi ini perlu didukung oleh peran para wirausahawan yang telah lebih lama berkecimpung di dunia entrepreneur guna membagikan ilmu dan wawasannya kepada entrepreneur baru di Indonesia,” pungkasnya saat dihubungi via pesan singkat.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group