AMA Bandung X CRP Group: Strategi Awal CRP Group Membangun Bisnis

Updated: Jul 9, 2019

28 September 2018 - “Beranilah untuk bermimpi dan yakinkan dirimu untuk menggapainya.” Begitulah spirit yang coba ditularkan oleh Co-Founder CRP Group, Angga Nugraha dalam talkshow dan seminar Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Cabang Bandung. Acara yang diselenggarakan di dua tempat yang berbeda. Mau tahu tiap gelarannya seperti apa? Simak ceritanya berikut ini!


1. MAKE A BIG DREAM


Angga Nugraha memenuhi undangan pertamanya sebagai narasumber dalam Talkshow AMA Youth yang mengangkat tema ‘Let’st Start Our Business’. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama AMA Bandung dengan Akademi Sekretari dan Manajemen Taruna Bakti Bandung (ASMTB) ini diadakan di Kampus ASMTB, Jalan L.L.R.E Martadinata No 93-95.


Dimulai tepat pukul 09.00 WIB, Angga langsung menjelaskan poin pertama dalam presentasinya. Menurutnya, menjadi seorang Entrepreneur memerlukan alasan yang kuat, bukan hanya sekedar ikut-ikutan. “Seorang entrepreneur harus mempunya visi dan misi yang jelas, jangan cuma karena lagi nge-trend, jangan cuma karena feeling atau jangan cuma coba-coba,” ucap Angga. Dihadapan para mahasiswi-mahasiswi yang hadir, Angga pun menceritakan bagaimana dahulu Ia bersama rekan-rekannya menentukan berapa banyak penghasilan yang harus didapatkan, berapa cabang yang harus dirintis hingga menentukan usia pensiun dari masing-masing. Menurutnya, misi-misi tersebut merupakan cita-cita yang ingin dicapai. “Make a big dream, then work with it,” sambung Angga dengan semangat.


Setelah memiliki visi dan misi, bagi Angga sebagai seorang entrepreneur haruslah banyak belajar mengenai customer insight. “Sebuah bisnis harus menyesuaikan dengan gaya hidup pelanggan saat ini. Penyesuaian ini melahirkan inovasi yang dapat menjaga agar bisnis sustain,” ungkap Angga.


Dalam Talk Show yang berdurasi kurang lebih dua jam tersebut, Angga juga mengatakan bahwa seorang entrepreneur dapat menentukan produk bisnisnya dengan cara melihat apa yang sudah laku di pasaran. Hal tersebut sah saja dilakukan karena kita melihat dari sudut pandang “permintaan” yang memang sudah ada. Ia juga menambahkan bahwa kita harus menambahkan nilai “jual” lain atau diferensiasi kepada produk kita agar hal yang kita lakukan bukan plagiasi.


Kemudian, membangun super team juga menjadi salah satu pendukung kesuksesan sebuah bisnis. “Membangun tim yang hebat dapat dimulai dengan lead by example, memberikan pelatihan-pelatihan, serta sering mengadakan acara tukar pikiran sama-sama,” tutur Angga. Dalam sesinya Angga juga ditemani oleh Novi Setia N, peraih ASEAN Youth Award 2017 dan pemilik PT. Inovindo untuk sama-sama berbagi pengalaman bisnisnya.

2. Strategi Bisnis Membidik Generasi Millenial ala Angga Nugraha


Seminar AMA Bandung, yang diselenggarakan pada 17 Oktober 2018, menjadi kegiatan kedua yang dihadiri oleh Angga sebagai narasumber. Bertempat di The Palace Room Hotel Bidakara, Grand Savoy Homan Bandung, Angga bersama Willy Agustian, SME Channel Sales Associate Blibli.com mulai membahas topik mengenai ‘Millenial Marketing Strategy’. Dimoderatori oleh Novi Setia Nurviat, Angga mulai menerangkan skema bisnis yang dibentuknya bersama teman-teman di CRP Group. Bermula dari menentukan bagaimana visi dan misi perusahaan, kemudian menciptakan company value agar visi dan misi tersebut tercapai, menentukan siapa target pasar, hingga strategi yang harus dilakukan untuk membidik target pasar tersebut. Strategi inilah yang menjadi pokok pembahasan pada kesempatan kali ini.


Dalam acara yang dihadiri oleh anggota AMA Bandung dan peserta umum ini, Angga menjelaskan tentang strategi khusus yang ia lakukan bersama CRP Group untuk menangkap target marketnya, kaum millennial. Menurutnya, target market CRP Group banyak yang mendapatkan informasi dari dunia online. Oleh karena itu, seluruh brand yang tergabung dalam salah satu grup kuliner lokal terbesar ini juga aktif di media social, seperti Twitter, Facebook, Instagram, Youtube, dan platform ­ulasan kuliner populer. “Melalui medsos ini, kami mencoba memenuhi kebutuhan informasi target pasar kami yang cepat dan sangat dinamis. Informasi yang dimaksud bisa menjadi jawaban dari pertanyaan kaum millennial galau, yang bingung mau makan apa, atau gak tahu mau nongkrong di mana,” jelas Angga diiukuti tawa audiens. Angga menambahkan, media sosial juga digunakan sebagai media pengerat antara brand dengan target pasar. “Aktivasi seperti lomba foto bersama, kuis tebak menu, vlogging, dan lain sebagainya sering dilakukan. Hal ini kami lakukan untuk menumbuhkan dan memperkuat engagement antara kami dengan target market,” jelas Angga antusias. Selain langkah online, strategi offline pun dijalani ia bersama tim. Hal tersebut dilakukan untuk menggaet target pasar yang cenderung lebih banyak mencari informasi menggunakan media offline. “Kita bekerja sama dengan beberapa radio dan TV lokal, bekerja sama juga dengan provider selular untuk menyebarkan informasi tentang kami di beberapa daerah tertentu. Di beberapa daerah juga, kita kerahkan tim untuk memasang baligho, meyebarkan flyer dan lain sebagainya,” jelas Angga.


Selain strategi menyebarkan informasi melalui jalur online dan offline yang dapat dipelajari, Angga juga membagikan bagaimana creative mindset dapat mengubah jalannya bisnis yang ia dan timnya lakukan. Dalam acara yang dimulai sekitar pukul 18.00 WIB tersebut, Angga membeberkan bahwa menjadi seorang yang kreatif tidaklah sulit. “Kita bisa mulai dengan mencatat semua hal menarik di lingkungan sekitar, foto berbagai hal yang juga menarik dan dapat memberikan inspirasi bagi brand, serta jika perlu rekam hal-hal yang menginspirasi bagi diri dan brand,” papar Angga. Sesi ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang dipenuhi dengan berbagai pertanyaan seputar bisnis.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group