Adu Strategi! Pemain Kartu Pokemon Saling Serang di Upnormal

Updated: Jun 8


Bandung, 17 Februari 2020 - Sekumpulan generasi millennial dan Gen-Z terlihat saling serang menggunakan kartu pokemon andalannya di beberapa gerai Upnormal sejak 18 Januari 2020. Momen tersebut terjadi berkat adanya kerja sama Upnormal dengan PT. Anugerah Kreasi Gemilang (AKG) yang menjadi pemegang lisensi permainan tukar Kartu Pokemon di Indonesia. Tak tanggung-tanggung untuk memenuhi antusias dari para penggemar gim ini, kedua brand tersebut mengadakan roadshow hingga 07 April 2020 di berbagai gerai Upnormal yang tersebar di beberapa kota, mulai dari Bandung, Jakarta, Surabaya, Malang, Bali hingga Palembang.


Menurut Manager Media Relations CRP Group, Jelita Pramesti melalui kesempatan ini Upnormal bermaksud untuk memberikan value lain yang berupa pengalaman baru bermain Kartu Pokemon yang tengah hits di kalangan masyarakat. Bagian yang menarik, kartu tersebut menggunakan bahasa Indonesia, sehingga siapa pun bisa mencobanya. Meskipun menggunakan bahasa Indonesia, kartu ini dapat berlaku secara internasional. Tak hanya bisa merasakan langsung serunya bermain kartu dalam sesi fun match, konsumen juga dapat mengikuti tutorial bermain Kartu Pokemon bersama ahlinya di gerai Upnormal Pilihan, seperti Upnormal Cihampelas 96 Bandung, Tanjung Duren Jakarta, Renon Bali, Borobudur Malang serta Wiyung Surabaya.



Selain menawarkan keseruan, permainan Kartu Pokemon yang menyasar anak-anak berusia 6 tahun hingga orang dewasa ini juga dianggap dapat melatih para pemain untuk berpikir strategis karena memerlukan taktik dan keahlian untuk memainkan kartu dan memenangkan permainan. Terdapat satu hal lain yang menarik dari permainan ini, ketika para pemain berhadapan langsung mereka harus saling bertukar salam di awal maupun di akhir permainan.


“Melalui kolaborasi yang terjalin antara Upnormal dan AKG kami harap dapat memberikan kegembiraan kepada konsumen melalui permainan seru sembari nongkrong di Upnormal,” ujar Jelita. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat menggarap pasar yang lebih banyak lagi bagi kedua brand.


Sebagai informasi, permainan pokemon pertama kali dibentuk pada Februari 1996, sebagai video untuk konsol Nintendo Game Boy. Saat ini, gim Kartu Pokemon mendapatkan antusiasme yang baik di berbagai negara. Bahkan, hingga Maret 2018, permainan kartu ini sudah terjual lebih dari 27,2 miliar di seluruh dunia.


Tak hanya di luar negeri, dilansir dari kontan.co.id, Axton Salim selaku Direktur Eksekutif Salim Group mengatakan di Indonesia banyak yang berminat bermain Pokemon trading card. Jadi, sekarang waktunya untuk memiliki permainan Kartu Pokemon yang menggunakan bahasa Indonesia.

© 2019 PT Citarasaprima Indonesia Berjaya

CRP Group